Followers
Thursday, August 3, 2017
Monday, July 10, 2017
Sunday, October 2, 2016
Saturday, February 27, 2016
Ajaib nya Kita
MAKA LAHIRLAH AKU KEDUNIA.
SubhanAllah... Cantik Petikan Ini.
Kebesaran Sang Pencipta.
Allah SWT. BerFirman :
Wahai anak Adam..
Aku jadikan engkau dalam
perut ibu mu ,, dan aku tutup
wajahmu dengan penutup
supaya tak lemas/
terhidu engkau dalam rahim.
,Dan Aku jadikan
engkau tenang dilindungi
disebalik rahim ibumu.
Aku cukupkan bagi engkau
makanan mu.
Dan Aku jadikan
di samping kanan dan kirimu
tempat berpaut.
Di kananmu hati. { liver }
dan di kirimu hempedu
{ spleen } ibumu.
Setelah itu,
Aku ajarkan engkau
untuk tetap dan duduk
di dalam badan ibu mu.
Adakah yang lain
selain dari Ku yang mampu
menjadikannya sedemikian.??
Setelah berakhir penciptaan
mu dan disempurnakan
kejadian mu,
aku arahkan kerajaanKu
dengan penuh
kasih dan sayang
untuk mengeluarkan mu
dari rahim,
maka dikeluarkanlah dirimu.
Tiada bagi mu gigi
untuk mengunyah,
jua tangan, untok menggapai,
juga kaki untok berdiri
Engkau tidak punya apa2.
Aku jadikan susu
yang lengkap lagi bersih
dari dada ibuMu,
yang sejuk di musim panas
dan panas di musim sejuk.
Dan Aku letakkan cinta
dan kasih kepada engkau
dalam diri kedua org tua mu.
Tidak meniarap engkau
sebelum mampu,
tidak duduk. engkau
sebelum mampu,
tidak merangkak engkau
sebelum mampu,
tidak berdiri engkau
sebelum mampu.
Apabila engkau telah kuat
untuk berjalan sekarang,
engkau bermaksiat
sa'at engkau berseorangan.!!
Dan engkau langsung
tidak malu padaKu.
Maka Aku tetap peringatkan:
Jika engkau berdoa,
Aku makbulkan.
Jika engkau meminta,
Aku berikan.
Jika engkau bertaubat,
Aku bawa engkau kepadaKu
Sungguh ajaib, engkau wahai anak adam .. Ketika dilahirkan kau di Azankan, dan di Iqamat kan tanpa di sertai solat.. Dan bila kau mati engkau disolat kan tanpa didahulukan azan.
Sungguh ajaib bagi mu wahai
Anak adam..
Ketika lahir tidak kau ketahui
siapa yang mengeluarkan mu
dari tubuh ibumu,
dan ketika kau mati
tidak juga engkau ketahui
siapa yang memasukkan
engkau ke kubur mu.
Sungguh ajaib perihalmu
Anak adam..
Ketika kau dilahirkan
ada yang menggosok dan
membersihkan mu,
dan setelah engkau mati
ada juga yang menggosok
dan membersihkan mu.
Sungguh ajaib perihalmu
Anak adam..
Ketika lahir tidak kau tahu
siapa yang gembira dan
tersenyum atas kelahiranmu,
dan setelah ajalmu
masih engkau tidak tahu
siapa yang menangisi
dan bersedih ke Atas mu.
Ajaib sungguh perihalmu
Anak adam..
Ketika engkau di perut ibumu
Aku jadikan engkau,
di dalam tempat yang sempit
lagi gelap, dan apabila mati
dijadikan bagi engkau kubur
yang sempit lagi gelap.
Ajaib sungguh perihalmu
Anak adam..
Lahirmu terus engkau dibalut
dengan kain putih
untuk menutupi mu,
mati mu juga engkau
dikafankan dengan kain putih
untuk menutupi mu.
Ajaib sungguh perihalmu
Anak adam ..
Apabila engkau lahir
ditanyakan manusia
mengenai
syahadah dan perihalmu.
Dan setelah engkau mati
engkau ditanyakan malaikat
tentang amal2
engkau yang sholeh dan apa
bekalmu untuk akhirat?
Paksakan untuk sebut di hati
Dua kalimah Syahadah.
Asyha' du an Lailahaillallah
Muhammadar Rasulullah.
Bacakan Juga Surah Al Ikhlas
Bismillah.
Qul hu'wallah hu' Ahad.
Allah hu'ssomad.
Lam yalid wa lam yuulad.
Wa lam yaqullahu kufuwan
Ahad
Engkau sebarkan maka setiap orang yg membacanya sperti membaca sepertiga Al-Quran.ُ
آمين يا الله * آمين يا رحمن * آمين يا رحيم..
أَمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِينْ.
َ
ِ ஜ¤═══¤ ۩۞۩ ¤═══¤ஜ
ٍِSemoga kita dapat menyebar
luaskan kata2 yang
bermanfaat ini.
Agar ia akan jadi ilmu Amal
Jariaah Bagi jawapan
Di hadapan Allah Nanti..ْ
Friday, February 26, 2016
Saturday, February 20, 2016
engkau tau ker?
'Laaa...sorang je ke anak nya?'
'Waaaah...dahsyat tu sampai 8 anak nya'
'Amboi...senang nya hidup kalau macam tu'
'Ko tak pe la kayaaa....'
Selalu sangat dengo orang cakap macam tu kan?
Atau ayat2 yang seangkatan dengannya...
(Entah2..kita pun pernah tercakap macam tu kan...)
Sebab itu adalah antara reaksi spontan...
Apa tindak balas korang?
Menambah ayat?
Senyum sinis?
Diam?
Berlalu pergi?
Menyorot semula ayat2 yang macam tu...
Siapa kita tuk mempersoalkan soalan2 yg macam tu...
Yang anak sorang tu...
Korang tau ke susah payahnya dia nak mendapatkan anak yang sorang tu?
Tau ke dah berapa lama diusahakan tuk anak yang kedua?Dah brapa kali turun naik spital?dah brapa bakul caci maki yang diorang hadap?
Yang anak ramai tu...
Tau ke brape kos dia spent tiap bulan?tau ke brapa lama ikat perut?tau ke jerih perih rawatan anak sakit setiap bulan?
Jangan tau komen dan cakap jek...
Kalau tak melalui..
Setiap org kudratnya berbeza...
Ujian nya berbeza...
Susah payahnya pun berbeza..
Ada yang senang dulu...
Ada yang senangnya kemudian...
Yang itu DIA jek yang tahu
BANTU DAN SOKONG KALAU PERLU...
bukan menambah bingung
Yang melalui aje yang tau nak menyusun hidup...
Yang lebih tau kudrat dan kekuatan yang ada...
*ingatan tuk diri sendiri
Jadi yang lebih memahami
Thursday, February 11, 2016
Sesudahnya nanti....bagaimana
Copy n paste...
Suatu hari saya terlanggar dengan seseorang yang tidak saya kenal. “Oh, maafkan saya,” reaksi spontan saya. Dia juga berkata, “maafkan saya juga.” Orang itu dan saya bertegur sangat sopan. Kami pun berpisah dan mengucapkan salam.
Namun cerita jadi lain apabila sampai di rumah. Pada hari itu juga, ketika saya sedang menelefon salah satu rakan sekerja terbaik saya, dengan bahasa sangat lembut dan santun untuk meraih/melobi simpati rakan saya itu, tiba2 anak lelaki saya berdiri diam2 di belakang saya. Ketika saya hendak berpusing,
hampir saja membuatnya jatuh. "Pergi!!! Main sana, ganggu saja!!!" teriak saya dengan marah. Ia pun pergi dengan hati hancur dan merajuk.
Ketika saya berbaring di tempat tidur malam itu, dengan halus Malaikat berbisik. "Tuhan menyuruh Aku mencabut nyawamu dan mengambil hidupmu sekarang. Namun sebelumnya, Tuhan izinkan kau melihat lorong waktu sesudah kematianmu. Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan. Akan tetapi dengan anak sendiri, engkau perlakukan kasar, akan ku perlihatkan engkau setelah kematianmu hari ini, bagaimana keadaan majikanmu, kawan rapatmu, sahabat dunia mayamu serta keadaan keluargamu".
Lalu aku pun melihat, hari itu saat jenazahku masih diletakkan di ruang keluarga, hanya satu orang sahabat dunia mayaku yg datang, selebihnya hanya mendoakan di dalam group, bahkan ada juga yang tdk memberi komen apa apa pun atas kepergianku dan ada juga yang hanya menulis, 'Al-Fatihah' ada yg 'RIP'.
Kawan sekerja ku dtg, Sekejap melihat jenazahku, lalu mereka asyik mengambil gambar dan bercerita. Bahkan ada yg asyik membicarakan aibku sambil tersenyum2. Bos yg aku hormati, hanya datang sebentar melihat jenazahku dalam beberapa minit lalu pulang dan kawan2 rapatku, tidak ada satupun dari mereka yang aku lihat.
Lalu ku lihat anak-anakku menangis di pangkuan isteriku, yang kecil berusaha menggapai jenazahku meminta aku bangun, namun isteriku menghalangnya. Isteriku pengsan berkali-kali, aku tidak pernah melihat dia sebingung demikian. Lalu aku teringat betapa sering aku acuh tak acuh dengan panggilannya yg mengajakku berbual, aku selalu sibuk dengan hp ku, dengan kawan2 dan teman2 dunia mayaku. Lalu aku lihat anak2ku sering ku herdik & ku bentak mereka saat aku sedang asyik dengan hpku, di saat mereka minta perhatian dariku. Oh Tuhan....Maafkan aku.
Lalu aku melihat 7 hari selepas kematianku. Teman2 sudah melupakanku, sampai detik ini aku tidak lagi mendengar doa mereka untukku. Pihak office menggantiku dgn staf lain, teman2 dunia mayaku masih sibuk dengan perbualan di group, tanpa ada yang berbicara tentangku ataupun bersedih terhadap ketiadaanku di group mereka.
Namun, aku melihat isteriku masih pucat dan menangis, air matanya selalu menitis saat anak2ku bertanya di mana papa mereka? Aku melihat dia begitu longlai dan pucat, ke mana semangatmu isteriku? Oh Tuhan maafkan aku....
Hari ke 40 sejak aku tiada, teman2 FB ku lenyap secara drastik, semua sudah memutuskan hubungan denganku, seolah tidak ingin lagi melihat kenanganku semasa hidup. Bosku dan teman2 sekerja, tdk ada satu pun yang mengunjungi kuburku atau pun sekadar mengirimkan doa. Lalu kulihat keluargaku, isteriku sudah boleh tersenyum, tapi tatapannya masih kosong, anak2 kecilku masih asyik bertanya bila papa pulang. Anakku yang paling kecil adalah yang paling kusayang, masih selalu menungguku dijendela, menantikan kepulanganku.
Lalu 15 tahun berlalu,
kulihat isteriku menyiapkan makanan untuk anak2ku, sudah mulai kelihatan kedutan tua dan lelah di wajahnya. Dia tidak pernah lupa mengingatkan anak2 bahwa hari ini hari Jumaat, jangan lupa solat.
Lalu aku membaca tulisan di atas secebis kertas milik anak perempuanku malam semlm, dia menulis.... "Seandainya aku masih punya papa, pasti tidak akan ada laki2 yang berani tidak sopan denganku dan
aku tidak melihat mama sakit mencari nafkah seorang diri buat kami. Oh Tuhan.... Kenapa Kau ambil papaku, aku perlu papaku Ya Allah.." kertas itu basah karena titisan airmatanya..
Ya Allah maafkanlah aku....
Sampai bertahun2 anak2 dan isteriku pun masih terus mendoakanku agar aku sentiasa berbahagia di akhirat sana.
Kemudian, aku terbangun..... Oh Tuhan syukur... Ternyata aku cuma bermimpi....
Perlahan lahan aku pergi ke kamar anakku dan berlutut dekat tempat tidurnya. Aku masih lihat airmata di sudut matanya, kasihan, terlalu keras aku mengherdik mereka... "Anakku, papa sangat menyesal karena telah berlaku kasar padamu. “Anakku, aku mencintaimu... aku benar-benar mencintaimu, maafkan aku anakku”. Ku peluk anakku, ku cium pipi dan keningnya. Lalu kulihat isteriku yang sedang tertidur, isteriku yang sapaannya sering ku tak hirau ajakannya untuk berbicara. Sering kali aku sengaja berpura2 tidak mendengarnya, bahkan pesan2 darinya sering aku anggap tak bermakna, maafkan aku isteriku, maafkan aku.
Air mataku tak dapat ku bendung lagi. Apakah kita menyedari bahwa jika kita mati esok pagi, jabatan di mana kita bekerja akan mudah mencari pengganti kita. Teman2 akan melupakan kita sebagai cerita yang sudah berakhir, malah ada rakan2 kita yg masih menceritakan kelemahan yang tidak sengaja kita lakukan. Teman2 dunia maya pun tak pernah membicara lagi, seolah2 aku tidak pernah wujud dalam group mereka.
Lalu aku rebahkan diri di samping isteriku, hpku masih terus bergetar, berpuluh2 notifikasi masuk menyapaku, menggelitik untuk aku buka, tapi tidak.. tidak.. Aku matikan hpku dan aku pejamkan mata. Maaf....Bukan kalian yang akan membawaku ke syurga, bukan kalian yang akan menolongku dari api neraka, tapi keluargaku....
Keluarga yang jika kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka...
Saturday, January 16, 2016
Tertarik benang emas
Susahnya bila terasa nak mementingkan diri sendiri.Sedangkan itu adalah diluar kebiasaan yang biasa dilakukan.
Banyak keputusan yang diambil lebih kepada kepentingan orang lain.
Sedangkan kepentingan diri hanya untuk diri.
Sesekali nak jugak rasa....apa rasanya membuat keputusan sendiri tanpa dipengaruhi kepentingan orang lain...
Menarik rambut dalam tepung...
Sekali tertarik benang emas....
Mana la tau kan...
Tapi masih tetap memikirkannya juga...
Hahaha...
#serabutkepala
#sakitkepala
#tolongtolongkatanya
Friday, January 15, 2016
Wednesday, January 13, 2016
Saturday, January 9, 2016
Wednesday, January 6, 2016
Ampunkan aku...
Ampuni aku ya Allah
Saat aku terlalai dengan anugerahMu
Terlalu memohon yang terbaik
Hinggakan aku terlupa
Bahawa Engkau telah mencatatkan yang terbaik bagiku...
Ampuni aku ya Allah...
Saat aku terlalu mengharap akan sesuatu
Sedangkan Engkau telah menyediakan aturan terindah buat aku...
Ampuni aku ya Allah...
Saat aku meruntun-runtun meminta bantuanMu
Namun tidak Engkau endahkan...
Aku teralpa ketika itu...
Sedangkan masanya untuk bantuan itu telah engkau tetapkan mengikut keperluanku...
Ampuni aku ya Allah
Kerana acap mempertikaikan urusanMu
Hinggakan setiap nikmatMu keatasku tidak aku syukuri...
Ya Allah...
Lapangkan dadaku menerima aturanMu
Hilangkan keluh kesahku atas susahnya dunia..
Sabarkan hatiku dengan iman...
Monday, January 4, 2016
Friday, January 1, 2016
Baik-baik sahaja
1 Januari 2016
Permulaan TAHUN BAHARU...
Tahun baharu tak lengkap tanpa soalan 'apa azam tahun ni?'
Errmmm...azam tahun lepas pun tak ingat yang mana satu...
Tertunai entah tak...
Setahun satu jangka masa yang lama...
Macam-macam berlaku..
Hinggakan kita turut melupakan azam tersbut...
(Masih gak tak ingat apa azam tahun lepas)
Azam yang setiap kali nak tido dan celik mata sepatutnya aku lebih fokuskan tahun ni...
Memang la kan kita kena jugak setting tuk jangka masa panjang...
Tapi sekarang malas nak fikirkan...
Just follow the flow...
Then tengok kesesuaian...
Apa yang penting...
MESTI MENJADI LEBIH BAIK
setelah begitu banyak yang ALLAH kurnia pada kita...
MAKA BUATLAH PILIHAN YANG TERBAIK
Wednesday, December 23, 2015
Memikirkan
Syukuri apa yang kita ada kini...
Saat kita siap untuk tidur...
Siap membaca doa...
Siap mengiring ke kanan...
Dan kita lelap...
Bagaimana rasanya
Jika saat kita membuka mata nanti
Yang tertusuk dihidung bau tanah yang dingin..
Dihimpit sesak
Dan tiada ruang lagi untuk polah...
Allahuakbar...
Dan mimpi itu masih terpaku dalam diri...
'Aku belum mati...'
'Tolonglah khabarkan pada dunia...'
Sesungguhnya perjanjian Allah itu benar.
Memikirkan..
Andai saat itu tiba nanti
Apa yang aku tinggalkan untuk anak-anakku...
Sedangkan...
Bekalan untuk mereka adalah bekalan untuk aku juga nanti...
Perjalanan masih panjang namun usia mungkin semakin singkat...
Padangi aku ya Allah...